Kuala Kapuas - Dalam upaya mengembangkan kemampuan motorik halus, program kegiatan bulanan bagi siswa inklusi kembali dilaksanakan dengan menghadirkan pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan pada Rabu (15/04/2026). Kegiatan dipandu oleh narasumber, Fitri Rahayu, yang memberikan pendampingan langsung kepada siswa selama proses berlangsung.
Pada kegiatan tersebut, siswa diajak untuk membuat plastisin secara mandiri menggunakan bahan sederhana seperti tepung terigu, minyak goreng, garam, dan pewarna makanan. Setelah proses pembuatan selesai, siswa kemudian mempraktikkan dengan membentuk berbagai kreasi sesuai imajinasi masing-masing.
Kegiatan bertujuan untuk melatih keterampilan motorik halus, seperti kekuatan otot jari, koordinasi antara tangan dan mata, serta kelenturan gerakan tangan. Kemampuan tersebut merupakan dasar penting yang mendukung aktivitas lain, termasuk menulis dan kegiatan sehari-hari.
Selain itu, kegiatan juga memberikan dampak positif terhadap peningkatan konsentrasi, kreativitas, dan rasa percaya diri siswa. Dengan pendekatan belajar sambil bermain, siswa terlihat lebih antusias dan aktif dalam mengikuti setiap tahapan kegiatan.
Dari sisi sosial dan emosional, siswa belajar untuk berani mencoba, berinteraksi dengan teman, serta mengekspresikan diri melalui karya yang dihasilkan. Hal tersebut menjadi bagian penting dalam proses tumbuh kembang anak secara menyeluruh.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan setiap siswa dapat berkembang sesuai dengan potensi masing-masing. Selain itu, kegiatan sederhana juga dapat menjadi inspirasi bagi orang tua untuk memberikan stimulasi serupa di rumah dengan memanfaatkan bahan yang mudah didapatkan.








